/**
Bismillah. Alhamdulillah. Bagaimana dengan artikel sebelumnya tentang 'Membuat dan Memasang Google Custom Search Engine'? Mudah-mudahan telah berhasil dipasang pada blog anda. Kelemahan dari cara tersebut adalah ketika kita mengganti kata kunci (keyword) pada form input maka halaman hasil pencarian akan di-load (di panggil) ulang, dan reload halaman ini terjadi setiap mengganti kata kunci. Hal ini tentunya memperlambat proses pencarian dan kadang membuat kesal saat seseorang telah mencapai lelah untuk mencari sesuatu di internet. Bagaimana caranya agar halaman tidak di reload saat kita mengganti kata kunci lainnya, namun hasil pencarian tetap ditampilkan pada halaman tersebut? Disinilah kita membutuhkan bantuan script jQuery. jQuery .submit() yang akan mengambil alih event handler saat seseorang meng-klik tombol submit.
jQuery Blogger Custom Search Engine

Deskripsi

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang integrasi Google Custom Search Engine pada Blogger, namun bahasan materinya terlalu praktis bahkan nyaris tidak ada pemahaman materi yang lebih luas. Artikel tersebut justru hanya akan menjadi materi (copy paste) yang sangat sulit untuk dikembangkan lebih lanjut. Saya hanya berharap, dari setiap artikel yang diterbitkan, janganlah hanya tips trik yang instan tanpa mampu dipahami dengan baik namun lebih jauh anda mengembangkan sendiri sesuai imajinasi atau mungkin lebih sempurna. Mari kita sama-sama pelajari dan pahami.

jQuery .submit()

.submit() adalah metode lain atau metode yang lebih praktis untuk .bind('submit', handler) dalam variasi pertama, dan .trigger('submit') dalam variasi ketiga. Event submit akan dikirimkan ke sebuah elemen ketika pengguna mencoba untuk mengirimkan (submit) formulir (form). Form akan berhasil dikirimkan dengan meng-klik eksplisit <input type="submit">, <input type="image">, atau <button type="submit">, atau dengan menekan tombol Enter jika elemen form memiliki focus.
Harus diperhatikan pula bahwa event pengiriman formulir juga tergantung pada browser. Beberapa browser ada yang mampu mengirimkan formulir hanya dengan menekan tombol Enter jika input formulir berisi satu kolom teks, atau formulir bisa terkirim jika menekan tombol submit. Interface tidaklah harus bergantung pada perilaku tertentu, kecuali hal ini memang memaksa harus dengan mengamati event penekanan tombol untuk tombol Enter.
Sebagai contoh, perhatikan kode HTML dibawah ini:
<form id="target" action="tujuan.html">
<input type="text" value="Ini hanya percobaan"/>
<input type="submit" value="Kirim"/>
</form>
<div id="lain">
Pemicu Lain
</div>
Event handler dibawah terlibat ke dalam form:
$('#target').submit(function() {
alert('Handler untuk .submit() terpanggil');
return false;
});
Ketika form (formulir) dikirimkan (submit), pesan akan tampil dengan isi "Handler untuk .submit() terpanggil". Hal ini terjadi sebelum pengiriman form yang sebenarnya, maksudnya seperti ini (sambil dibuka demonya disini):
Ketika kita klik tombol submit (<input type="submit" value="Kirim"/>) untuk mengirimkan input text (<input type="text" value="Ini hanya percobaan"/>) dari form dengan id #target ke halaman tujuan (action="tujuan.html") maka input text tidak akan dikirimkan ke URL tujuan tetapi langsung diambil alih (handle) oleh jQuery .submit() dengan memanfaatkan fungsi .preventDefault(). Atau jika terjadi kesalahan fungsi maka akan dikembalikan pada handle sebelumnya (return false;). Fungsi .preventDefault() sering digunakan untuk menghentikan (pada kasus tertentu dapat mengambil alih) sebuah event agar tidak langsung disampaikan pada tujuan. Contoh penggunaan fungsi .preventDefault() ada pada artikel sebelumnya. [1], [2], [3]. Jika kita menggunakan fungsi event .submit() maka event .preventDefault() sudah termasuk didalamnya tanpa harus dituliskan pada kode. (Lumayan membingungkan... Ngopi dulu...)
Atau, kita juga dapat memanfaatkan pemicu event secara manual ketika elemen lain diklik, contoh script jQuery-nya seperti dibawah ini:
$('#lain').click(function() {
$('#target').submit();
});
Setelah code diatas dieksekusi, kemudian kita klik pada "Pemicu Lain", hal ini juga akan menampilkan pesan yang sama, yaitu "Handler untuk .submit() terpanggil". Lihat demonya disini. Ingat! Jika tanpa kode jQuery diatas, maka ketika kita klik tombol submit (<input type="submit" value="Kirim"/>) maka browser akan menuju dan membuka halaman URL tujuan (action="tujuan.html"). (Mudah-mudahan ada lampu listrik menyala diatas kepala... Cling...)

Mekanisme Kerja Google Custom Search Engine

Setelah memahami fungsi dari event jQuery .submit(), sekarang kita akan mencoba memahami bagaimana Google Custom Search Engine bekerja. Perhatikan gambar dibawah ini:
Mekanisme Kerja Google Custom Search Engine
Ketika kita membuat sebuah mesin telusur sendiri menggunakan fasilitas Google Custom Search Engine, maka proses index halaman demi halaman blog kita akan segera dimulai. Google Custom Search Engine akan melakukan pengumpulan data pada blog kita secara bertahap dan sesuai edisi yang digunakan. (Untuk Edisi gratis, jumlah index halaman terbatas). Ketika seseorang memasukan sebuah kata kunci (keyword) pada Input Form kemudian mengirimkannya (submit) pada Google API CSE, maka Google API CSE akan mengambil data dari index server Google CSE. Setelah ditemukan kecocokan dengan kata kunci yang dimasukan pada Input Form, Google API CSE akan mengambilnya dari server Google CSE dan kemudian mengirimkan hasil pengambilan data tersebut ke Halaman Hasil Pencarian.

jQuery Google Custom Search Engine

jQuery .submit() sudah dipahami, dan mekanisme kerja Google Custom Search Engine juga sudah dipahami, waktunya kita memodifikasi script bawaan Google Custom Search Engine. Pada artikel sebelumnya kita sudah mengetahui bahwa script dari Form Input dan Google Custom Search Engine seperti dibawah ini:

Kode Form Input
<form id="searchform" action="/p/pencarian.html">
<input id="searchq" name="q" type="search" placeholder="Cari..."/>
<input class="searchbutton" name="sa" type="submit" value="Go" />
</form>

Kode Google API Custom Search Engine
google.load("search", "1", {
language: "id",
style : google.loader.themes.V2_DEFAULT
});
google.setOnLoadCallback(function () {
var c = new google.search.CustomSearchControl("012345678901234567890:mdrcctmncrt", {});
c.setResultSetSize(google.search.Search.FILTERED_CSE_RESULTSET);
var a = new google.search.DrawOptions;
a.enableSearchResultsOnly();
c.draw("cse", a);
for (var a = {}, e = window.location.search.substr(1).split("&"), d = 0; d < e.length; d++) {
var b = e[d].split("="),
f = decodeURIComponent(b[0]);
a[f] = b[1] ? decodeURIComponent(b[1].replace(/\+/g, " ")) : b[1]
}
a.q && c.execute(a.q, null, {
oq: a.oq,
aq: a.aq,
aqi: a.aqi,
aql: a.aql,
gs_sm: a.gs_sm,
gs_upl: a.gs_upl
})
}, !0);

Hasil Perpaduan

Dibawah ini kode hasil perpaduan antara Google API CSE dengan jQuery .submit(). Saya tidak akan lagi menjelaskan secara detail, silahkan dipelajari untuk dipahami. Berikut hasil perpaduan kodenya:
$(function () {
$("#searchform").submit(function () {
var b = new google.search.CustomSearchControl("012345678901234567890:mdrcctmncrt", {});
b.setResultSetSize(google.search.Search.FILTERED_CSE_RESULTSET);
var a = new google.search.DrawOptions;
a.enableSearchResultsOnly();
b.draw("cse", a);
(a = $("#searchq").val()) && b.execute(a);
return !1
})
});
Keterangan:
Pada dasarnya kita hanya mengalihkan proses load dan mengganti proses eksekusi kode Google API CSE. Pada mulanya load dilakukan dengan:
google.setOnLoadCallback
kemudian di ganti dengan:
$("#searchform").submit
ID #searchform diambil dari ID form (Jika memahami penjelasan sebelumnya, pasti paham fungsi event ini)
Kemudian mengganti eksekusi yang pada mulanya seperti dibawah ini:
for (var a = {}, e = window.location.search.substr(1).split("&"), d = 0; d < e.length; d++) {
var b = e[d].split("="),
f = decodeURIComponent(b[0]);
a[f] = b[1] ? decodeURIComponent(b[1].replace(/\+/g, " ")) : b[1]
}
a.q && c.execute(a.q, null, {
oq: a.oq,
aq: a.aq,
aqi: a.aqi,
aql: a.aql,
gs_sm: a.gs_sm,
gs_upl: a.gs_upl
})
menjadi seperti dibawah ini:
(a = $("#searchq").val()) && b.execute(a);
return !1
Namun hati-hati, saya telah melakukan perubahan nama variabel, dengan tujuan untuk membedakan, mana script Google API CSE yang asli, dan mana script Google API CSE hasil perpaduan dengan jQuery. Script hasil perpaduan ini memang harus diperhatikan dan dibandingkan dengan hati-hati.

Conditional Tag

Sudah dibahas diatas bahwa ketika kita menggunakan jQuery .submit() maka URL tujuan tidak akan dibuka oleh browser karena fungsi submit form diambil alih oleh jQuery. Ini akan memunculkan masalah ketika halaman hasil pencarian sedang tidak dibuka, maka keyword apapun yang kita masukan pada input form itu tidak akan menghasilkan apa-apa. Google API CSE tidak akan pernah memproses perintah apapun dari form jika halaman hasil pencarian sedang tidak dibuka. Jika demikian berarti kita membutuhkan suatu kondisi.
Kondisi ini akan mengatur kapan jQuery .submit() harus diload atau dieksekusi. Pada saat halaman yang sedang dibuka bukanlah halaman hasil pencarian maka input form masih menggunakan script Google API CSE aslinya, namun ketika halaman hasil pencarian sedang dibuka, maka jQuery .submit() juga telah dieksekusi dan siap untuk digunakan.
Solusi dari masalah ini adalah dengan menggunakan conditional tag, seperti contoh dibawah ini:
<b:if cond='data:blog.url == &quot;/p/pencarian.html&quot;'>
... Script jQuery Google API CSE ...
</b:if>
Bagaimana conditional tag ini bekerja? Silahkan baca disini.

Integrasi Pada Blog

Masih bingung? Mungkin harus mencoba dulu baru memahaminya. Kode jQuery Google API CSE dibawah ini silahkan digunakan pada blog anda. Ikuti langkahnya:
Langkah 1
Buka template blog anda
Langkah 2
Cari kode dibawah ini:
</body>
Langkah 3
Masukan (copy paste) kode dibawah ini diatas kode pada langkah 2:
<b:if cond='data:blog.url == &quot;/p/pencarian.html&quot;'>
<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
<script src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.7.1/jquery.min.js' type='text/javascript'/>
$(function () {
$("#searchform").submit(function () {
var b = new google.search.CustomSearchControl("012345678901234567890:mdrcctmncrt", {});
b.setResultSetSize(google.search.Search.FILTERED_CSE_RESULTSET);
var a = new google.search.DrawOptions;
a.enableSearchResultsOnly();
b.draw("cse", a);
(a = $("#searchq").val()) && b.execute(a);
return !1
})
});
//]]>
</script>
</b:if>
Langkah 4
Simpan Template

Keterangan:
  • Kode Google API CSE yang telah dimasukan sebelumnya jangan dibuang, karena kita membutuhkan loadernya.
  • Ganti URL /p/pencarian.html sesuai dengan URL halaman hasil pencarian anda.
  • Buang framwork jQuery jika blog anda telah memasang framework jQuery.
  • Samakan atau ubah ID #searchform pada jQuery sesuai dengan ID Form Input anda (misal ID form input; <form id="searchform").
  • Jangan lupa untuk mengganti 012345678901234567890:mdrcctmncrt sesuai dengan kode yang anda peroleh dari Google CSE.
  • Samakan atau ubah ID #searchq pada jQuery sesuai dengan ID Input anda (misal ID Input; <input id="searchq" name="q")

Kesimpulan

Mudah bukan? Dari pembahasan diatas mudah-mudahan anda memahami bagaimana cara kerja jQuery .submit() dan Google API CSE dengan baik, sehingga kedepannya anda bisa melakukan modifikasi dan perbaikan yang lebih baik lagi dari pada apa yang sudah dibahas di atas. Sampai ketemu dipembahasan berikutnya (Rencananya membuat Blogger Search Ajax API). Happy Blogging :)
Dunia BlogDUNIA BLOG. Berbicara mengenai backlink, tentunya pemahanan kita lebih mengarah kepada backlink satu arah, lebih dari pada itu backlink dari blog yang relevan menurut DUNIA BLOG jauh lebih penting. Hal ini berkaitan dengan algoritma Google Penguin yang lebih menitik beratkan kepada sebuah backlink yang berkualitas, yang tentunya lebih berorientasi kepada backlink dari blog yang relevan.

Seberapa besar score yang diberikan Google apabila backlink tersebut berasal dari situs yang relevan. Dan seberapa besar score yang diberikan jika situs tersebut kurang atau bahkan tidak ada relevansinya sama sekali dengan blog kita. Karena tidak ada yang tahu persis, maka hingga kini links exchange atau tukar menukar link masih banyak dilakukan, baik yang secara manual maupun automatik. Begitu juga praktek jual beli links yang banyak beredar di internet..

Secara sederhana ukuran dan dampaknya bisa dilihat setelah sedikitnya tiga bulan, yaitu setelah Google memberikan perangkingan, apakah PR blog kita akan naik atau tetap di posisi semula. Tentunya jika Anda juga tetap aktif posting dan blog Anda juga memenuhi berbagai kriteria lainnya, karena backlink bukanlah segala-galanya.

Bertolak dari prinsip dasar Google untuk memberikan pelayanan yang seoptimal mungkin bagi pengunjung internet, maka logikanya pengembangan teknologi yang sekarang sedang dilakukan Google di seputar backlink pasti mengarah pada relevansi tersebut. Maka cepat atau lambat, entah kapan, kita tidak bisa berburu dan bertukar link secara sembarangan dan asal saja, karena hal itu identik dengan menyesatkan pembaca.

Solusinya, tentu saja mulai membiasakan diri untuk mencari backlink yang relevan. Mulai menulis konten yang lebih terfokus pada topik tertentu, hal ini berarti pula akan membuat seluruh konten semakin mengerucut pada keyword tertentu yang ditarget. Selain itu secara alamiah akan berdampak menarik blog lain untuk me-link atau tukar menukar link, tentu saja kini dengan kualitas yang berbeda.

Sampai di sini, semoga bermanfaat.

Bismillah. Alhamdulillah. Google memberikan keleluasaan kepada para penggunanya untuk melakukan berbagai modifikasi script, fungsi dan fasilitas yang tersedia secara gratis. Salah satu fasilitas yang cukup bagus adalah Google Custom Search Engine. Fasilitas ini disediakan bagi mereka yang ingin membuat sendiri mesin pencari sesuai dengan keinginan penggunanya. Kita bisa membuat mesin pencari layaknya Google Search untuk meng-index artikel atau informasi dari situs yang bisa kita tentukan sendiri atau dari kumpulan situs favorit kita. Bagi para blogger, banyak pula yang menggunakan Google Custom Search Engine ini sebagai mesin pencari blog sendiri yang khusus meng-index artikel pada blog yang dikelolanya. Bagaimana caranya?
Blogger Custom Search Engine

Membuat Akun Google Custom Search Engine

Untuk membuat Google Custom Search Engine, maka syarat utamanya kita harus memiliki akun Google atau GMail. Jika sudah memiliki akun, ikuti langkah dibawah ini:
Langkah 1
Login ke Google dan masuk ke Halaman "Google Penelusuran Khusus"
Langkah 2
Jika anda sudah Login maka akan dihadapkan pada formulir dibawah ini:
Konfigurasi Google Custom Search Engine
Keterangan Gambar
  • Nama: Isilah dengan dengan Google Custom Search Engine (rekomendasi; sesuaikan dengan nama blog anda)
  • Deskripsi: Isi deskripsi mengenai fungsi mesin telusur yang anda buat, karena mesin telusur ini bersifat publik yang siapapun bisa menggunakannnya
  • Bahasa: Pilihlah bahasa yang sesuai dengan kemampuan anda (sayangnya tidak ada bahasa Jawa. #LOL)
  • Situs yang akan ditelusuri: Masukan alamat URL (tanpa http://) yang akan ditelusuri pada hasil pencarian. Jika khusus untuk blog pribadi, masukan satu URL alamat blog anda saja.
  • Edisi: Jika punya uang, beli saja yang $100 per tahun. Kalau seperti saya, tidak ada pilihan lain kecuali Edisi Standar GRATIS!. Perbedaannya antara limited dan unlimited konfigurasi. Silahkan temukan sendiri perbedaannya.
  • Jangan lupa checklist "Saya telah membaca dan menyetujui Persyaratan Layanan"
Langkah 3
Klik tombol "Lanjut"
Langkah 4
Lewati langkah ke 2 ini dengan klik tombol "Lanjut"
Langkah 5
Catat kode mesin telusur anda

Integrasi Google Custom Search Engine pada Blogger

Ada dua bagian untuk mengintegrasikan Google Custom Search Engine pada Blogger, yaitu:

A. Halaman Hasil Pencarian
Buatlah sebuah halaman sebagai tempat untuk menampilkan hasil pencarian. Bisa berupa halaman artikel atau halaman statis (pada contoh artikel ini menggunakan halaman statis).
Langkah 1
Pindahkan mode editor pada mode HTML (Jangan pada mode Compose!). Jangan lupa beri judul halaman.
Langkah 2
Masukan (copy paste) kode dibawah ini pada area artikel:
<div id="cse" style="width: 100%;">Tunggu Sebentar...</div>
<script src="http://www.google.com/jsapi" type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">//<![CDATA[
google.load("search", "1", {
language: "id",
style : google.loader.themes.V2_DEFAULT
});
google.setOnLoadCallback(function () {
var c = new google.search.CustomSearchControl("012345678901234567890:mdrcctmncrt", {});
c.setResultSetSize(google.search.Search.FILTERED_CSE_RESULTSET);
var a = new google.search.DrawOptions;
a.enableSearchResultsOnly();
c.draw("cse", a);
for (var a = {}, e = window.location.search.substr(1).split("&"), d = 0; d < e.length; d++) {
var b = e[d].split("="),
f = decodeURIComponent(b[0]);
a[f] = b[1] ? decodeURIComponent(b[1].replace(/\+/g, " ")) : b[1]
}
a.q && c.execute(a.q, null, {
oq: a.oq,
aq: a.aq,
aqi: a.aqi,
aql: a.aql,
gs_sm: a.gs_sm,
gs_upl: a.gs_upl
})
}, !0);
//]]></script>
Perhatian!
Kode diatas adalah kode yang sudah disesuaikan dengan karakter Blogger, namun anda bisa saja menggunakan kode bawaan Google Custom Search Engine.
Jangan lupa ganti kode dibawah ini:
012345678901234567890:mdrcctmncrt
dengan kode mesin telusur yang sudah anda peroleh.
Langkah 3
Terbitkan artikel atau halaman dan catat URL artikel atau halaman ini. Lanjutkan ke langkah berikutnya...


B. Form Input Keyword (Kata Kunci)
Jika pada blog anda sudah tersedia form pencarian, biasanya memiliki kode mirip seperti dibawah ini:
<form id="searchform" action="/p/pencarian.html">
<input id="searchq" name="q" type="search" placeholder="Cari..."/>
<input class="searchbutton" name="sa" type="submit" value="Go" />
</form>
Carilah kode diatas pada widget atau template dan hal yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut:
  • action="/p/pencarian.html": ganti /p/pencarian.html dengan URL halaman yang sudah anda buat tadi (lihat A. Halaman Hasil Pencarian)
  • name="q": ini tidak bisa di tawar, karena mesin pencari akan menggunakan karakter unik "q" (query) untuk mengeksekusi kata kunci yang dimasukan pada input
  • type="submit": ini juga tidak bisa di tawar (bagi yang belum paham form) karena berfungsi untuk mengirimkan kata kunci input pada halaman yang ada pada action
  • Sedangkan untuk atribut lainnya silahkan sesuaikan

Proses pencarian ini dilakukan kurang lebih seperti dibawah ini:
Jika seseorang memasukan kata kunci pada form input name="q", kemudian meng-klik tombol type="submit" maka kata kunci akan dikirim pada halaman action="/p/pencarian.html" untuk diproses. Dan halaman /p/pencarian.html akan memproses kata kunci tersebut untuk menampilkan hasil yang relevan dengan menggunakan Google Custom Search Engine.

Template CSS Google Custom Search Engine

Jika anda kurang suka dengan perpaduan warna bawaan Google Custom Search Engine, silahkan lakukan modifikasi pada kode CSS-nya. Namun sebelum melakukan modifikasi pada kode CSS, buanglah kode dibawah ini:
style : google.loader.themes.V2_DEFAULT
dari kode Google Custom Search Engine (lihat A. Halaman Hasil Pencarian), kemudian tambahkan dan lakukan modifikasi pada kode CSS dibawah ini:
.gsc-control-cse {
font-family: Arial, sans-serif;
border-color: #FFFFFF;
background-color: #FFFFFF;
}
.gsc-control-cse .gsc-table-result {
font-family: Arial, sans-serif;
}
input.gsc-input, .gsc-input-box, .gsc-input-box-hover, .gsc-input-box-focus {
border-color: #D9D9D9;
}
input.gsc-search-button, input.gsc-search-button:hover, input.gsc-search-button:focus {
border-color: #802020;
background-color: #660000;
background-image: none;
}
.gsc-tabHeader.gsc-tabhInactive {
border-color: #CCCCCC;
background-color: #FFFFFF;
}
.gsc-tabHeader.gsc-tabhActive {
border-color: #CCCCCC;
border-bottom-color: #FFFFFF;
background-color: #FFFFFF;
}
.gsc-tabsArea {
border-color: #CCCCCC;
}
.gsc-webResult.gsc-result,
.gsc-results .gsc-imageResult {
border-color: #FFFFFF;
background-color: #FFFFFF;
}
.gsc-webResult.gsc-result:hover,
.gsc-imageResult:hover {
border-color: #EEEEEE;
background-color: #F9F9F9;
}
.gs-webResult.gs-result a.gs-title:link,
.gs-webResult.gs-result a.gs-title:link b,
.gs-imageResult a.gs-title:link,
.gs-imageResult a.gs-title:link b {
color: #802020;
}
.gs-webResult.gs-result a.gs-title:visited,
.gs-webResult.gs-result a.gs-title:visited b,
.gs-imageResult a.gs-title:visited,
.gs-imageResult a.gs-title:visited b {
color: #802020;
}
.gs-webResult.gs-result a.gs-title:hover,
.gs-webResult.gs-result a.gs-title:hover b,
.gs-imageResult a.gs-title:hover,
.gs-imageResult a.gs-title:hover b {
color: #802020;
}
.gs-webResult.gs-result a.gs-title:active,
.gs-webResult.gs-result a.gs-title:active b,
.gs-imageResult a.gs-title:active,
.gs-imageResult a.gs-title:active b {
color: #802020;
}
.gsc-cursor-page {
color: #802020;
}
a.gsc-trailing-more-results:link {
color: #802020;
}
.gs-webResult .gs-snippet,
.gs-imageResult .gs-snippet,
.gs-fileFormatType {
color: #000000;
}
.gs-webResult div.gs-visibleUrl,
.gs-imageResult div.gs-visibleUrl {
color: #666666;
}
.gs-webResult div.gs-visibleUrl-short {
color: #666666;
}
.gs-webResult div.gs-visibleUrl-short {
display: none;
}
.gs-webResult div.gs-visibleUrl-long {
display: block;
}
.gs-promotion div.gs-visibleUrl-short {
display: block;
}
.gs-promotion div.gs-visibleUrl-long {
display: none;
}
.gsc-cursor-box {
border-color: #FFFFFF;
}
.gsc-webResult.gsc-result.gsc-promotion {
border-color: #F6F6F6;
background-color: #F6F6F6;
}
.gsc-completion-title {
color: #802020;
}
.gsc-completion-snippet {
color: #000000;
}
.gs-promotion a.gs-title:link,
.gs-promotion a.gs-title:link *,
.gs-promotion .gs-snippet a:link {
color: #1155CC;
}
.gs-promotion a.gs-title:visited,
.gs-promotion a.gs-title:visited *,
.gs-promotion .gs-snippet a:visited {
color: #1155CC;
}
.gs-promotion a.gs-title:hover,
.gs-promotion a.gs-title:hover *,
.gs-promotion .gs-snippet a:hover {
color: #1155CC;
}
.gs-promotion a.gs-title:active,
.gs-promotion a.gs-title:active *,
.gs-promotion .gs-snippet a:active {
color: #1155CC;
}
.gs-promotion .gs-snippet,
.gs-promotion .gs-title .gs-promotion-title-right,
.gs-promotion .gs-title .gs-promotion-title-right * {
color: #666666;
}
.gs-promotion .gs-visibleUrl,
.gs-promotion .gs-visibleUrl-short {
color: #009933;
}

Kesimpulan

Google Custom Search Engine ini bisa diintegrasikan dengan Google Adsense jika anda memiliki akunnya. Integrasi dengan Google Adsense dilakukan pada konfigurasi Mesin Telusur bukan pada kode yang telah dibahas diatas. Kelemahan menggunakan mesin telusur ini adalah halaman yang selalu di-reload jika kita mengubah kata kunci pencarian. Bagaimana jika ingin halaman ini tidak di-reload apabila kita mengganti kata kunci? Nantikan pada pembahasan berikutnya. Silahkan anda bereksperimen dan memodifikasinya sendiri sesuai keinginan dan imajinasi. "Bagaimana jika kita membuat sendiri mesin pencari dengan memanfaatkan Blogger JSON API?" In Progress Trial and Error...
Selamat mencoba dan semoga berhasil. Happy Blogging :)

Pranala Luar:
Dunia BlogDUNIA BLOG kali ini akan berbagi pengalaman tentang merubah News-Mojo Template jadi lebih SEO Friendly. Menurut DUNIA BLOG merubah News-Mojo Template jadi lebih SEO Friendly ini memiliki manfaat yang positif, terutama bagi rekan-rekan blogger yang menggunakan template jenis ini. Jangan khawatir, kita akan menjadikannya sebuah template yang SEO Friendly.

Memiliki sebuah template blog yang SEO Friendly pada dasarnya adalah merupakan dambaan semua blogger/webmaster (termasuk saya  juga). Salah satu manfaat template SEO Friendly adalah memudahkan search engine (mesin pencari) saat melakukan proses crawling terhadap blog yang kita miliki, sehingga blog kita akan lebih mudah terindeks oleh search engine tersebut.

Banyak situs-situs di internet yang menyediakan template-template baik untuk blogger, wordpress maupun joomla. Namun pada artikel ini hanya akan membahas salah satu blogger-template yang memang menjadi favorit saya yaitu NEWS-MOJO Blogger Template, yang rancangan aslinya dibuat oleh “zoom-template”.

Bilamana kita amati secara lebih mendalam, template ini cukup memberikan kesan yang tenang dengan dominasi warna abu-abu muda dan putih serta aksen warna abu-abu tua untuk bagian navigasi drop-down nya. Cukup bagus dan cukup simple, namun template ini memiliki kelemahan yaitu masih kurang SEO Friendly. Nah, oleh karenanya dalam artikel ini (dan artikel-artikel lainnya kalau memungkinkan) kita akan khusus membahas tentang bagaimana cara membuat template NEWS-MOJO ini menjadi lebih SEO Friendly atau kalau boleh saya sebut dengan template "News Mojo SEO Friendly".


Hal pertama yang harus kita lakukan adalah merubah struktur meta-tag head dan menggantinya dengan yang baru yang tentu saja lebih SEO Friendly. Struktur meta-tag head standartnya adalah seperti tersebut di bawah ini :


 <head>
    <b:include data='blog' name='all-head-content'/>

<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'>
<meta content='DESCRIPTION HERE' name='description'/>
<meta content='KEYWORDS HERE' name='keywords'/>
</b:if>

<!-- Start www.bloggertipandtrick.net: Changing the Blogger Title Tag  -->
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:else/>
<title><data:blog.pageName/> ~ <data:blog.title/></title>
</b:if>
<!-- End www.bloggertipandtrick.net: Changing the Blogger Title Tag  -->

<link href='YOUR-FAVICON-URL' rel='shortcut icon' type='image/vnd.microsoft.icon'/>

    <b:skin><![CDATA[  



Langkah optimasinya, kita ganti rangkaian script diantara <head> sampai dengan </b:if> dengan rangkaian struktur seperti di bawah ini  :

Script Baru :
<head>
<b:include data='blog' name='all-head-content'/>
<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'>
<title>NAMA ANDA | JUDUL BLOG</title>
</b:if>

<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;item&quot;'>

<title><data:blog.pageName/> | NAMA ANDA</title>
<meta expr:content='data:blog.pageName + &quot;, &quot; + data:blog.title + &quot;, &quot; + data:blog.pageName' name='Description'/>
<meta expr:content='data:blog.pageName + &quot;, &quot; + data:blog.title + &quot;, &quot; + data:blog.pageName' name='Keywords'/>
</b:if>

<b:if cond='data:blog.url == data:blog.homepageUrl'>
<meta content='DESKRIPSI BLOG ANDA' name='description'/>
<meta content='KEYWORD BLOG ANDA' name='keywords'/>
<meta content='NAMA ANDA' name='author'/>
<meta content='PEMEGANG HAK CIPTA' name='copyright'/>
<meta content='text/html; charset=UTF-8' http-equiv='Content-Type'/>
<meta content='true' name='MSSmartTagsPreventParsing'/>
<meta content='global' name='distribution'/>
<meta content='1 days' name='revisit-after'/>
<meta content='all' name='audience'/>
<meta content='general' name='rating'/>
<meta content=' global' name='target'/>
<meta content='all' name='robots'/>
<meta content='index, follow, snipet' name='googlebot'/>
<meta content='id' name='language'/>
<meta content='ID' name='country'/>
<meta content='Indonesia' name='geo.placename'/>
<meta content='blogger' name='generator'/>
<meta content='follow, all' name='Googlebot-Image'/>
<meta content='follow, all' name='Scooter'/>
<meta content='follow, all' name='msnbot'/>
<meta content='follow, all' name='alexabot'/>
<meta content='follow, all' name='Slurp'/>
<meta content='follow, all' name='ZyBorg'/>
<meta content='follow, all' name='Scooter'/>
<meta content='ALL' name='SPIDERS'/>
<meta content='ALL' name='WEBCRAWLERS'/>
 
<meta content='Wgou2iyy1WhXDx73dPo2hysGn0M95abWa0YGhKIRliI' name='google-site-verification'/>
<link expr:href='data:blog.url' rel='canonical'/>
</b:if>
Catatan :
Gantilah semua script yang berwarna merah, sesuaikan dengan blog anda sendiri.


Selanjutnya simpan template anda. Langkah pertama selesai sudah dan silahkan untuk melanjutkan ke bagian yang kedua.

Bismillah. Alhamdulillah. Bagian ini sering terlupakan atau bahkan tidak mendapat perhatian dari para pengguna Blogger. Mereka seakan menganggap meta description sebagai sebuah hal yang biasa saja tanpa pengaruh yang besar. Meta description adalah bagian vital blog yang berisi informasi tentang blog dan artikel-artikel yang ditulis. Meta description tidak akan ditampilkan oleh browser namun diperlukan oleh machine-readable metadata untuk mengurai isi situs. Tanpa meta description maka blog akan sangat sulit dirayapi oleh mesin pencari. Pada bahasan sebelumnya tentang Metadata Open Graph sudah banyak diulas tentang keberadaan dan posisi meta description bagi mesin pencari dan situs lain. Salah satunya bahwa, situs lain akan menampilkan situs blog kita pada situs mereka dengan mengambil informasinya dari meta description.
Blogger Meta Description

Deskripsi

Sesuai dengan perubahan kebijakan mesin pencari dalam merayapi suatu situs, maka blogger menyediakan fasilitas meta description agar para pengguna blogger tidak tersisihkan dimata mesin pencari. Bahkan fasilitas ini dikeluarkan ketika Google belum mengeluarkan kebijakan penghapusan meta keyword dari index mesin pencarinya. Matt Cutts sebagai seorang senior engineer di mesin pencari Google menyebutkan bahwa "kami mengabaikan dan tidak lagi menggunakan meta keyword untuk mengindex suatu situs namun kami menggunakan meta description untuk merayapi suatu situs" hal ini menjadi penegasan bahwa mereka (mesin pencari) tidak perlu dan tidak menganggap keberadaan meta keyword namun mereka sangat memperhatikan meta description. Dalam video yang diunggah pada Youtube, Matt Cutts menyebutkan "jangan habiskan waktu anda untuk mengumpulkan berbagai keyword karena kami telah mengabaikan meta keyword, sekarang konsentrasi-lah untuk membuat meta description yang menarik bagi pengunjung".
Perhatikan screenshoot dibawah ini:
Meta Description on Share
Facebook dan Goole Plus menampilkan meta description Blogger Tune-Up. Apa yang ditampilkan pada Facebook dan Google Plus bukanlah paragraph awal atau isi artikel namun itu adalah meta description. Meta description berisi informasi yang unik pada setiap halaman artikel. Ini berarti meta description bersifat dinamis dan berbeda disetiap halaman artikel. Seorang Blogger harus menuliskan meta description pada masing-masing artikel.

Mengaktifkan Meta Description

Jika anda menggunakan template bawaan blogger sudah tentu meta description terintegrasi didalamnya, namun tidak demikian bagi para pengguna custom template. Meta description biasanya harus dimasukan secara manual atau mungkin sebenarnya sudah tersedia namun terkadang tidak tahu maksudnya. Mari kita aktifkan meta description.
Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke "Setelan - Preferensi Penelusuran - Tag Meta"
Mengaktifkan Meta Description
Langkah 3
Klik "Edit" pilih "Ya" pada "Aktifkan deskripsi penelusuran?"
Index Meta Description
Langkah 4
Isi meta description dengan karakter maksimum 150 karakter. Setelah di isi klik tombol "Simpan perubahan"
Keterangan: Meta description ini akan digunakan hanya pada halaman utama (halaman index atau halaman beranda) sedangkan untuk masing-masing artikel, kita harus menuliskannya lagi.

Memeriksa Ketersediaan Meta Description

Untuk meyakinkan bahwa meta description telah terintegrasi pada blog kita, lakukan pemeriksaan pada dua lokasi berikut, yaitu:
Pada Editor Entri
Langkah 1
Buat sebuah artikel
Langkah 2
Perhatikan pada sidebar editor, harus sudah bertambah satu widget "Deskripsi Penelusuran"
Meta Deskripsi Penelusuran Pada Artikel
Langkah 3
Klik "Deskripsi Penelusuran" dan masukan deskripsi artikel pada kotak dibawahnya, setelah itu klik tombol "Selesai"
Keterangan: Deskripsi Penelusuran ini akan menggantikan deskripsi global, dan deskripsi ini akan digunakan mesin pencari untuk mengurai isi artikel anda. Meta Description ibarat ringkasan dari artikel yang anda tulis, makanya, buatlah deskripsi yang menarik. Deskripsi artikel tidak akan ditampilkan pada browser namun akan diambil oleh mesin pencari (machine-readable metadata) dan situs lain (misal Facebook dan Google Plus).

Pada Template
Langkah 1
Masuk ke "Template - Edit HTML - Lanjutkan"
Langkah 2
Scroll hingga di temukan kode dibawah ini:
<meta expr:content='data:blog.metaDescription' name='description'/>
Jika tidak ditemukan berarti blog anda belum menggunakan meta description walau sudah diaktifkan, ikuti langkah penyisipan kode berikutnya.
Langkah 3
Jika template belum menerapkan meta description, cari kode dibawah ini:
<b:include data='blog' name='all-head-content'/>
Langkah 4
Masukan (copy paste) kode dibawah ini tepat dibawah kode pada langkah 3:
<b:if cond='data:blog.metaDescription != &quot;&quot;'>
<meta expr:content='data:blog.metaDescription' name='description'/>
</b:if>
Keterangan: Mengenai conditional tag silahkan baca disini
Langkah 6
Simpan template

Memeriksa Meta Description

Setelah meta description diaktifkan, dan artikel yang disertai meta descriptioan diterbitkan maka lakukan pengecekan untuk memastikan bahwa meta description sudah aktif pada blog anda. Lakukan langkah berikut:
Langkah 1
Lihat artikel yang sudah disertai meta description
Langkah 2
Gunakan kombinasi tombol keyboard CTRL + U (pengguna Firefox dan Chrome) atau klik kanan pada area artikel dan pilih "View source" (pengguna Safari) untuk melihat source code blog anda, dan perhatikan meta deskripsi yang baru saja anda buat. Atau gunakan kata kunci "name='description'" menggunakan pencarian browser. Jika sudah tampil seperti apa yang anda tuliskan pada artikel berarti meta description pada blog anda sudah aktif, lakukan share pada Facebook atau Google Plus, maka yang akan ditampilkan adalah meta description, bukan penggalan artikel.

Video Penggunaan Meta Description

Dibawah ini adalah video yang dijelaskan oleh Matt Cutts tentang penggunaan meta description dan pengabaian meta keyword.


Kesimpulan

Penambahan meta description berarti menambah daftar pekerjaan anda, karena artikel-artikel sebelumnya mungkin tidak disertai meta description. Ini berarti sekarang anda harus memasukannya satu persatu. Huh!!! Sangat melelahkan, bayangkan jika artikel sudah mencapai 500 halaman? Namun itulah sebuah konsekwensi dari sebuah kebijakan. Google memiliki kebijakan maka blogger mau tidak mau harus mengikuti, kecuali jika kita tidak peduli dengan semua perubahan itu.
Apakah meta description adalah salah satu teknik SEO? Ma'af saya bukan ahli SEO dan tidak tahu tentang SEO. Blogger Tune-Up hanya menuliskan artikel sesuai dengan standar yang belaku dan tidak dimaksudkan untuk bermain SEO. Semantic Web adalah pendekatan situs terhadap mesin pencari, dan meta description adalah bagian dari semantic web. Jadi, SEO atau bukan tidaklah menjadi tujuan, tetap menulis untuk konsumsi manusia itu lebih baik dari pada menulis untuk konsumsi mesin.

Pranala Luar:
Bismillah. Alhamdulillah. Rehat dari bahasan berat, kali ini membahas yang ringan dan praktis saja, yaitu memasang widget cumulus label cloud di Blog. Widget cumulus label cloud ini ternyata masih terus dikembangkan setelah pada mulanya dibuat oleh Roy Tanck khusus untuk pengguna Wordpress dengan nama WP Cumulus Tag Cloud. Minimus kemudian mengembangkannya untuk versi Blogger karena pada Blogger tidak ada fasilitas tag jadi mungkin lebih tepatnya diberi nama Blogger Cumulus Label Cloud. Masih tetap menggunakan flash seperti pendahulunya, hanya ditambahkan beberapa fasilitas untuk mempercantik tampilan, seperti; penambahan angka sesuai dengan jumlah artikel pada label tersebut, penambahan kotak label ketika mouse hover, pengaturan warna untuk label, dan semakin mudah dalam penerapannya. Mau mencoba?
Blogger Cumulus Label Cloud

Integrasi Widget Cumulus pada Blogger

Tidak seperti sebelumnya, Cumulus ini cukup mudah dalam pemasangannya, ikuti langkah dibawah ini:
Langkah 1
Login ke Blogger
Langkah 2
Masuk ke Tata Letak
Langkah 3
Tambahkan sebuah Gadget
Menambahkan Gadget
Langkah 4
Pilih "Tambahkan Milik Anda"
Menambahkan Cumulus Label Cloud
Langkah 5
Masukan (copy paste) link dibawah ini pada bagian URL kemudian klik "Tambah URL":
http://henscripts.googlecode.com/svn/trunk/tag/cumulus.xml
Langkah 7
Atur konfigurasi dengan menyesuaikan pada Template yang anda gunakan
Konfigurasi Cumulus Label Cloud
Langkah 8
Simpan widget dan preview blog anda...

Pengaturan

Dibawah ini pengaturan untuk Cumulus Label Cloud. Ubahlah sesuai dengan keinginan anda.
  • Judul Label - Ubah sesuai dengan Judul Gadget.
  • Tinggi - Ubahlah sesuai tinggi gadget.
  • Tinggi Cloud - Ubah tinggi dalam satuan pixel, harus diperhatikan pula tinggi widget yang anda gunakan.
  • Lebar Cloud - Ubah lebar dalam satuan pixel, harus diperhatikan pula lebar widget yang anda gunakan.
  • Ukuran Huruf Min - Atur ukuran minimum font dari label, ini akan tampil sebagai label cloud terkecil pada widget.
  • Ukuran Huruf Maks - Atur ukuran maksimum font dari label, ini akan tampil sebagai label cloud terbesar pada widget.
  • Warna Label Min - Aturlah warna label ukuran terkecil. Warna ini akan mempengaruhi warna huruf terkecil saat rotasi pada widget.
  • Warna Label Maks - Aturlah warna label ukuran terbesar. Warna ini akan mempengaruhi warna huruf terbesar saat rotasi pada widget.
  • Warna Hover - Aturlah warna yang akan muncul saat mouse hover, warna ini mempengaruhi kotak, huruf dan angka label.
  • Kecepatan Rotasi - Mengatur kecepatan perputaran awan.
  • Warna Latar - Untuk mengatur warna latar belakang (background) label cloud.
  • Mode Transparan - Menetapkan warna latara belakang label cloud yang transparan.
  • Tampilkan Penanda - Menunjukkan jumlah label ketika Anda menggeser kursor mouse di atas label.

Kesimpulan

Disediakannya Blogger API memang mempermudah konektifitas antara satu aplikasi dengan aplikasi lainnya, lebih cepat dan lebih ringan, dan salah satunya adalah Blogger Cumulus Label Cloud ini. Beberapa masa yang lalu, untuk memasang cumulus label cloud ini sangatlah ribet dan rumit, namun sekarang pengguna awam pun bisa dengan mudah menggunakannya. Widget ini bersifat opsional atau tambahan. Selamat mencoba dan semoga berhasil. Happy Blogging :)
Dunia BlogDUNIA BLOG kali ini akan berbagi cara proteksi gambar di blog, yang mana menurut DUNIA BLOG hal ini dapat mengurangi proses copy paste gambar yang tidak bertanggung jawab. Rasanya sangatlah tidak mungkin untuk dapat menghindari seseorang menyalin dan menyimpan gambar yang ada dihalaman blog kita. Hanya dengan melakukan klik kanan dan "save as" siapapun dapat dengan mudah mengambil gambar postingan blog kita hanya dengan hitungan detik.

Nah disini sebenarnya ada trik proteksi sederhana yang bisa kita lakukan untuk menghindari gambar kita di simpan dari tangan-tanagn jahil, dimana hasil dari gambar (postingan blog kita) yang dicoba disimpan nantinya hanya berupa sebuah gambar kosong.

Untuk uji coba silahkan klik kanan dan "save as" gambar dibawah ini:


Kode standar dari gambar yang ada dalam postingan blog kita biasanya seperti ini:


<img width="500" height="375" src="http://www.o-om.com/contohgambar.jpg"/>


Dengan menerapkan kode sederhana dibawah ini yaitu dengan hanya mengubah atribut src dan penggunaan css style langsung pada gambar maka cara/trik dibawah ini akan menciptakan gambar kosong pada hasil download oleh orang lain.
 
<img style="background-image:url('http://www.o-om.com/contohgambar.jpg');" src="data:image/gif;base64,R0lGODlhAQABAIAAAP ///wAAACH5BAEAAAAALAAAAAABAAEAAAICRAEAOw==" width="500" height="375"/>


Ingat! selalu pastikan ukuran size dari gambar harus sama dengan aslinya. Walaupun Trik ini menurut saya tidak 100% akurat paling tidak khan cara ini bisa sedikit mengurangi dari tangan-tangan pengguna jahil yang non-teknis.


Semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.o-om.com/2011/08/tehnik-sederhana-cara-proteksi-gambar.html

Bismillah. Alhamdulillah. Berawal dari rasa penasaran dengan perkembangan standar bahasa HTML dan tingkah laku mesin pencari, juga rasa penasaran dengan gencarnya para Blogger membahas "cara menampilkan bintang pada hasil penelusuran Google" yang secara garis besar para Blogger baik lokal maupun global hanya membahas cara-caranya saja tanpa detail maksud dan tujuan hingga memperoleh bintang pada hasil penelusuran. Muncul berbagai pertanyaan dalam benak saya secara pribadi. Untuk apakah jika kita memperoleh bintang? Berpengaruhkan hal tersebut terhadap blog kita dihadapan mesin pencari? dan lain sebagainya. Hingga terjadilah pertemuan dengan istilah Rich Snippet yang sedang hangat dibahas, terutama Google yang gencar memperkenalkan Rich Snippet pada para webmaster. Masih hangat beberapa saat yang lalu, Blogger Tune-Up membahas tentang metadata dengan standar Open Graph, sekarang akan dibahas yang mirip-mirip namanya tetapi berbeda fungsinya yaitu microdata dan microformat. Apa perbedaan microdata dan microformat? Dan apa hubungannya dengan Rich Snippet? Atau justru masih bertanya, apa Rich Snippet? Mari sama-sama menyimak artikel ini.
Blogger Rich Snippets

Apa dan Untuk Apa Rich Snippet?

Jika diterjemahkan perkata mungkin akan menghasilkan persepsi yang berbeda. Rich Snippet dalam bahasa Indonesia berarti sama dengan Sisipan Kaya. Sesuai dengan namanya maka Rich Snippet digunakan untuk memperjelas atau memberikan deskripsi tambahan dari suatu situs agar pengunjung dengan mudah menemukan target yang dicarinya. Silahkan anda perhatikan mesin pencari dalam menampilkan suatu kata kunci, semakin sedikit situs spam yang menggunakan black hat SEO ter-index pada mesin pencari hal ini salah satunya dipengaruhi oleh Rich Snippet. Jika suatu situs menambahkan Rich Snippet sama persis seperti situs resminya maka situs tersebut dianggap sebagai situs sampah. Sisipan Kaya berfungsi untuk menambahkan atau melengkapi informasi yang penting untuk diketahui oleh pengguna internet. Misal; Kita akan mencari suatu aplikasi dengan nama "Tune Up Utilities" namun lupa nama lengkap aplikasi tersebut, yang kita ingat hanya kata "Tune Up". Ketika kita mencari aplikasi tersebut dengan kata kunci "Tune Up" pada mesin pencari maka akan disuguhkan sederet situs yang beragam, beberapa kemungkinan yang bisa saja muncul pada mesin pencari adalah sebagai berikut:
  • Tune-Up yang berhubungan dengan blog ini
  • Tune-Up yang berhubungan dengan mesin
  • Tune-Up yang berhubungan dengan aplikasi
Perhatikan screenshoot hasil pencarian dengan kata kunci "Tune Up" dibawah ini:
Rich Snippets
Situs mana yang akan diklik? Dapat dipastikan pengguna internet akan meng-klik "Tune Up Utilities 2012 - CNET Download.com" sesuai tujuannya untuk memperoleh informasi lengkap tentang aplikasi tersebut. Nomor 1 itulah yang kemudian dikenal dengan Rich Snippet yang berisi informasi sisipan tentang:
  • Rating
  • Penulis Ulasan
  • Harga
  • Sistem Operasi
  • Kategori Aplikasi
Dan kecil kemungkinan pengguna nyasar ke situs "Blogger Tune Up". Disinilah fungsi Rich Snippet yang membuat mesin pencari lebih mudah untuk digunakan oleh pengguna yang awam sekalipun. Index mesin pencari pun semakin mendekati sasaran yang benar-benar dibutuhkan oleh pengguna internet. Rich Snippet akan memberikan informasi yang sangat berguna bagi pengguna.
Sedangkan Nomor 2 pada gambar biasanya diambil dari meta description.

Manusia Pertama, Mesin Kedua

Human First, Machines Second adalah kalimat yang selalu ditekankan oleh para webmaster. Intinya, ketika kita membuat sebuah situs maka hal yang pertama harus diperhatikan adalah para pengunjung baik itu dari sisi usability dan accessibility. Sedangkan mesin adalah prioritas kedua dalam membangun sebuah situs. Tim Berners - Lee menyebutkan:

... berbagai informasi penting dalam desain web digunakan untuk konsumsi manusia, dan ... stuktur data tidak ditujukan untuk robot web browsing. ... Semantic Web disusun dalam membantu pendekatan bahasa untuk mengekspresikan informasi kedalam sebuah mesin pemrosesan formulir.

Dari penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa pada dasarnya desain web itu mengutamakan manusia namun ketika kita menyusun web dengan aturan semantic berarti kita juga melakukan pendekatan pada mesin. Semantic berada diantara web desainer dan mesin yang digunakan sebagai media untuk saling berkomunikasi dan Rich Snippet harus disusun sesuai dengan Semantic Web.

Kenapa Harus Menambahkan Rich Snippet?

Kebanyakan para webmaster sangat familiar dengan tag HTML dalam menyusun halam web. Dan biasanya tag HTML ditulis untuk memberitahu browser bagaimana menampilkan informasi yang ada didalam tag. Sebagai contoh; <h1>Tune Up</h1>. Tag ini berarti memberitahu browser untuk menampilkan string teks "Tune Up" dalam format heading 1 (Judul 1). Namun, tag HTML ini tidak memberikan informasi apa-apa tentang arti string teks tersebut. Apakah string teks "Tune Up" tersebut merupakan sebuah aplikasi, sebuah blog, atau tentang mesin? Sehingga hal ini menjadi sangat sulit bagi mesin pencari untuk menampilkan informasi yang relevan kepada pengguna internet. Dimulai dari permasalah inilah kemudian mesin pencari (Google, Yahoo!, Microsoft dan Yandex) memperkenalkan Rich Snippet agar hasil pencarian mereka menjadi lebih relevan sesuai dengan apa yang dicari pengguna internet.
Seperti dijelaskan diatas bahwa untuk menyusun Rich Snippet, kita harus mengikuti aturan main semantic agar web yang kita susun mampu dengan mudah dibaca oleh mesin pencari. Dalam menyusun Rich Snippet para webmaster menyarankan dua format yaitu microdata dan microformat. Format microdata dan microformat sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa mark up, sehingga dalam penggunaannya pun terintegrasi didalam tag-tag HTML yang sudah ada. Namun tidak menutup kemungkinan untuk menyusun Rich Snippet didalam tag HTML secara terpisah.

Apa Microformat dan Microdata?

Microdata hampir sama dengan microformat, karena keduanya merupakan perkembangan bahasa markup yang masih termasuk kedalam machine-readable metadata (mesin pembaca metadata) untuk menguraikan konten web. Tag HTML, Microdata dan Microformat adalah bahasa markup unik yang saling melengkapi satu sama lain dan ketiganya sangat membantu mesin pencari dalam merayapi halaman-halaman web. Diantara ketiganya, microdata merupakan perkembangan bahasa markup terbaru yang keberadaannya memberikan persaingan selaras terhadap microformat yang menggunakan standar RDFa. Dalam penggunaannya, sebenarnya para webmaster bebas untuk menentukan format markup-nya, boleh menggunakan microformat saja, microdata saja atau menggunakan keduanya. Namun webmaster terutama Google menyarankan penggunaan kedua format tersebut.

Microformat didesain untuk berbagai jenis konten web secara umum. Mereka terintegrasi didalam markup dan atribut yang sebenarnya mudah untuk dipahami dan digunakan. Dan mereka sangatlah sederhana karena menggunakan kosakata pre-defined, misal; fn, author, rel, vcard, updated, dan sebagainya. Microformat menggunakan format standar yang didefinisikan oleh microformat.org.
Contoh penggunaan microformat:
<dl class="vcard">
<dt class="fn"><a href="http://modification-blog.blogspot.com" class="url">Hendriono</a></dt>
<dd class="title">Web Desain</dd>
<dd class="adr"><span class="locality">Ciamis</span>, <abbr title="Jawa Barat" class="region">JABAR</abbr> <span class="postal-code">46383</span></dd>
</dl>
Perhatikan nilai dari atribut class (vcard, fn, url, title, adr, locality, region, postal-code). Dari contoh diatas dapat diambil kesimpulan bahwa microformat bisa diintegrasikan didalam atribut class, dan dapat digunakan bersama dengan CSS. (Insya Allah artikel berikutnya akan membahas tentang Microformat secara detail)

Microdata adalah bagian dari spesifikasi HTML5. Namun juga tergantung pada perubahan kosakata dan atribut baru dalam penerapan metadata. Dan itu tidak dibatasi untuk setiap jenis tertentu dari konten web, untuk dapat menjelaskan konten unik yang tidak mampu ditangani oleh Microformat. Selanjutnya, microdata dapat menggunakan notasi DOM, yang dapat membuat parsing metadata lebih mudah.
Ada dua standar kosakata microdata yang digunakan saat ini yaitu kosakata dari data-vocabulary.org dan kosakata dari schema.org. Namun dari keduanya, beberapa webmaster terutama Google menyarankan penggunaan kosakata dari schema.org, dengan alasan kosakata schema.org lebih banyak dan lebih fleksibel dari pada kosakata data-vocabulary. Walau contoh yang diberikan oleh Google masih menggunakan data-vocabulary namun disarankan pada webmaster untuk menggunakan Schema yang lebih banyak kosakatanya dan kemungkinan kedepannya, data-vocabulary tidak lagi digunakan.
Contoh penggunaan microdata:
<dl itemscope itemtype="http://schema.org/Person">
<dt itemprop="name"><a href="http://modification-blog.blogspot.com" itemprop="url">Hendriono</a></dt>
<dd itemprop="title">Web Desain</dd>
<dd itemprop="address" itemscope itemtype="http://schema.org/Address">
<span itemprop="locality">Ciamis</span>, <abbr title="Jawa Barat" itemprop="region">JABAR</abbr> <span itemprop="postal-code">46383</span>
</dd>
</dl>
Nah, sekarang kita bisa membedakan, mana syntaks microformat dan mana syntaks microdata. Keduanya jelas memiliki perbedaan syntaks, microdata menggunakan itemscope untuk sinkronisasi dengan kosakata dan itemtype untuk deklarasi spesifik kosakata yang akan digunakan. Sedangkan itemprop adalah deklarasi masing-masing item yang harus sesuai dengan jenis kosakata (itemtype) yang digunakan.
Misal contoh diatas jika saya baca sebagai mesin; Tujuannya adalah memperkenalkan siapa Hendriono, maka syntaks wajibnya adalah itemscope. Kemudian menentukan jenis kosakata yang akan digunakan dalam memperkenalkan diri, maka syntaks itemtype spesifik mengarah pada perpustakaan http://schema.org/Person. Sedangkan itemprop adalah deklarasi masing-masing item; name, title dan address. Disana ada lagi penambahan kosakata lain yaitu http://schema.org/Address karena alamat memiliki begitu banyak item lainnya (dalam contoh; locality, region, postal-code). Apakah susunannya harus selalu seperti itu? Tidak...
Contoh diatas hanya menggunakan logika sederhana;
  • Siapa namanya? Hendriono
  • Apa hobinya? Web Desain
  • Dimana alamatnya? (Nah, pada pertanyaan ini, kita akan membutuhkan banyak sekali item jawaban, misal; Kabupaten, Propinsi, Kode POS, Nomor Telephone dan lain sebagainya, maka dibutuhkan sebuah kosakata lagi)
Jika masih bingung, Insya Allah kedepan tentang microdata ini akan dibahas lebih detail.

Walaupun memiliki perbedaan syntaks dan perbedaan standar namun microdata dan microformat bisa di-integrasikan secara bersama-sama. Dibawah ini contoh perpaduan Microformat dan Microdata:
<dl class="vcard" itemscope itemtype="http://data-vocabulary.org/Person">
<dt class="fn" itemprop="name"><a href="http://modification-blog.blogspot.com" itemprop="url">Hendriono</a></dt>
<dd class="title" itemprop="title">Web Desainer</dd>
<dd class="adr" itemprop="address" itemscope itemtype="http://data-vocabulary.org/Address">
<span class="locality" itemprop="locality">Ciamis</span>, <abbr title="Jawa Barat" class="region" itemprop="region">JABAR</abbr> <span class="postal-code" itemprop="postal-code">46383</span>
</dd>
</dl>

Warning Microformat Google Webmaster Rich Snippets

Saya secara pribadi sempat bingung dengan beberapa warning yang ditampilkan saat melakukan pemeriksaan Rich Snippet. Namun warning default yang ditampilkan Tool Rich Snippet biasanya terdiri dari tiga jenis (tidak menutup kemungkinan lebih banyak lagi) warning dan semua itu kesalahan secara default dari microformat blogger (bukan dari microdata):

Warning: Missing required hCard "author"
<span class='post-author vcard'>
<a class='url fn' expr:href='data:post.authorProfileUrl' rel='author' title='author profile'><data:post.author/></a>
</span>
Warning ini diatasi dengan menambahkan kode class='url fn'. url menunjukan link url author dan fn menunjukan nama lengkap (full name)

Warning: Missing required field "updated"
<abbr class='updated published' expr:title='data:post.timestampISO8601'><data:post.timestamp/></abbr>
Warning ini diatas dengan menambahkan kode class='updated published' yang menunjukan waktu diterbitkan dan waktu diupdatenya artikel.

Warning: Missing required field "entry-title"
<h2 class='post-title entry-title'>
Warning diatas diatasi dengan menambahkan entry-title pada class, untuk menunjukan judul artikel.

Situs wiki microformats.org menuliskan beberapa issue untuk para pengguna blogger, diantaranya:
  • Template baru menggunakan "main" untuk identifikasi global semua artikel (entri)
  • Template baru menggunakan "post" untuk identifikasi masing-masing artikel blog
  • Template baru menggunakn "post-title" untuk identifikasi judul artikel
Untuk mengetahui issue baru silahkan kunjungi secara teratur situs wiki microformats.org.

Video Rich Snippet dari Google Webmaster

Video dibawah ini dibahas oleh tim Google Webmaster khusus tentang Rich Snippet. Video-video terbaru akan ditambahkan kemudian.
Introduction to Rich Snippets

Types of Rich Snippets

Rich Snippets - Product Search

Rich Snippets - Reviews

Rich Snippets - Recipe markup

Rich Snippets - Events

Rich Snippets - Breadcrumbs

Rich Snippets - Apps

Rich Snippets - Notifying Google

Rich Snippets - Troubleshooting

When will Rich Snippets become widely available?

Kesimpulan

Artikel diatas mungkin belum memenuhi harapan akan keingintahuan tentang semantic microformat dan microdata. Artikel ini hanya pancingan agar kita jangan telalu cepat menggunakan trik-trik yang dibahas luas oleh pada blogger tanpa tahu tujuannya dan efeknya untuk blog kita. Hati-hati dalam menerapkan kode, script atau tutorial sepintas tanpa penjelasan, karena ketidaktahuan fungsi bisa membuat kita masuk dalam kotak sebagai bagian dari Blogger yang menerapkan Black Hat SEO. Dan Black Hat SEO membuat blog kita dianggap sampah oleh mesin pencari.
Lalu apakah microformat dan microdata adalah bagian dari teknik SEO. Ma'af saya bukan ahli SEO dan tidak tahu tentang SEO, saya menulis artikel ini hanya mengikuti aturan main dan standar yang ada. Blogger Tune-Up masih tetap berkomitmen "Tanpa SEO adalah SEO sebenarnya yang murni tanpa intimidasi". Sampai ketemu pada pembahasan berikutnya. Happy Blogging :)
Algoritma Google Penguin-Dunia BlogDUNIA BLOG kali ini akan berbagi pengetahuan seputar algoritma Google Penguin sebuah algoritma Google yang baru rilis tanggal 24 April 2012 lalu. Algoritma Google Penguin ini menurut pendapat kami (DUNIA BLOG) menjadi semakin ketat dalam hal penerapan ranking suatu blog/website/situs. Tak ayal lagi banyak website/blog yang telah menjadi korban karenanya, sebuah blog yang dahulunya berada di puncak hasil pencarian, sekarang terlempar jauh entah kemana.

Algoritma Google Penguin ini lebih mengarah atau menitik beratkan kepada keaslian konten (artikel-artikel) berikut backlink yang berkualitas. Google Penguin lebih sensitif terhadap web atau blog yang mempergunakan cara-cara black hat SEO sebagai senjata utamanya untuk melakukan proses optimasi blog. Jadi secara ringkas, algoritma Google Penguin ini lebih diarahkan kepada blog-blog dari hasil copas (copy paste) yang tidak jujur. Sebaliknya, Google Penguin ini akan lebih mengutamakan pernggunaan link building (backlink) satu arah atau satu jalur, serta berkualitas dan memiliki relevansi dengan blog pencari backlink tentunya.

Dampak beroperasinya Goggle Penguin ini adalah menurunnya visitor blog secara drastis dan tiba-tiba, yang mana hal ini pasti akan dialami oleh semua webmaster tanpa kecuali. Oleh karenanya, untuk menghindari tingkah laku Google Penguin tersebut, berikut ini ada beberapa tips-trik untuk menghindar dari sapuan Google Penguin ini, yaitu  :
  • Lakukan update blog secara sistematis dan teratur sesuai dengan skema yang telah anda tetapkan pada bagian template blog.
  • Buatlah artikel anda berbeda dengan artikel-artikel yang lainnya walaupun sebenarnya memiliki alur pemikiran yang sama (seandainya terpaksa melakukan copas).
  • Jangan sekali-kali mempergunakan black hat seo, karena walau serapat apapun anda menyembunyikannya, pasti akan ketahuan.
  • Jangan melakukan tindakan yang menjurus kepada over optimasi blog dan pencarian backlink, karena hal ini pasti akan berdampak tendangan maut oleh Google Penguin.
  • Selalu upayakan untuk mendapatkan backlink yang berkualitas dari blog-blog dofollow, karena hal ini akan mempengaruhi posisi SERP blog anda.
Sekali lagi, dengan tidak bermaksud untuk menggurui anda semua, kami akhiri artikel tentang seputar algoritma Google Penguin ini, semoga bermanfaat.
Dunia BlogDUNIA BLOG. Algoritma Google Pinguin sangat tidak menyukai adanya web/blog yang termasuk ke dalam golongan Webspam untuk dapat menempati peringkat-peringkat elit di jajaran hasil pencarian Google. Web/blog yang tergolong ke dalam jenis webspam ini pasti akan dilibas dan ditendang keluar dari halaman pertama (10 blog/web) hasil pencarian Google search engine.

Berikut ini adalah ciri-ciri blog/web yang tergolong ke dalam kategori webspam  :

1. Mempergunakan hidden-text
Hidden text adalah text blog yang berwarna sama dengan latar belakang template blog yang kita pakai, hal ini dapat dikategorikan sebagai salah satu black hat seo, apalagi bilamana text yang kita sisipkan tersebut berupa kata kunci (keyword) blog. Nah Google Pinguin akan menganggap praktek demikian ini sebagai praktek spamming dalam dunia SEO.

2. Mempergunakan hidden-links
Sejalan dengan point pertama di atas, pemakaian hidden-links dengan warna yang sama dengan latar belakang template blog yang kita pakai dapat diterjemahkan sebagai tindakan spamming. Mengapa demikian ? Bagi sebagian orang (webmaster) link semacam ini dimanfaatkan untuk mendapatkan kunjungan tak terduga, dan bisa jadi dimanfaatkan untuk situs-situs affiliasi mereka. Dengan kata lain, menyembunyikan link seperti warna latar belakang blog yang kita pakai dapat dipergunakan untuk menjebak beberapa pengunjung/visitor blog untuk mengunjungi situs-situs/blog/web yang tidak diharapkan, dan karena sebab itulah, maka Google Pinguin menganggapnya sebagai suatu tindakan spamming.

3. Mempergunakan Keyword stuffing
Dalam membuat konten blog yang SEO friendly biasanya kita akan mengulang beberapa kata tertentu yang akan kita jadikan target kata kunci (keyword), tujuannya adalah agar prosentase keyword density menjadi meningkat yang pada akhirnya Google search engine akan beranggapan bahwa konten blog tersebut menjadi relevan untuk ditampilkan karena banyaknya keyword yang kita sebar di dalam konten (postingan) blog. Tindakan yang berlebihan ini akan langsung dianggap sebagai spam oleh Google Pinguin.

4. Menggunakan irrelevant-keyword
Membuat keyword yang tidak relevan dengan isi konten (postingan) blog kita dapat dikatakan sebagai salah satu usaha untuk memanipulasi pengunjung (visitor) dan spider bot. Oleh karenanya dalam hal ini perlu perhatian khusus saat kita menetapkan keyword blog kita, dan sudah selayaknya keyword tersebut adalah sesuai dengan isi/konten postingan yang ada dalam blog kita.

5. Mempergunakan Cloaking atau Sneaky Redirect
Situs atau blog yang menerapkan praktek Cloaking atau Sneaky Redirect ini sesungguhnya sangat merugikan pengunjung/visitor blog. Pada dasarnya setiap pengunjung/visitor ingin masuk serta membaca isi postingan blog kita, namun di sisi lain, ketika mereka telah berhasil masuk, ternyata dialihkan ke suatu halaman lain yang tidak mereka kehendaki. Baik manusia ataupun spider-bot sangat tidak menyukai hal ini, oleh karenanya Google Pinguin sangat gencar memberikan penalti terhadap situs-situs/blog/web yang mempraktekkan Cloaking atau Sneaky Redirect ini.

6. Mempergunakan Doorway-Page
Doorway page adalah usaha untuk mengelabui mesin pencari dengan menyajikan keyword dalam jumlah yang banyak dengan mempergunakan script tertentu (pengunjung tidak dapat melihat keyword ini, namun spider bot dapat melihatnya dengan jelas). Kebanyakan halaman dengan tehnik ini hanya menyajikan muatan konten yang minim dan kurang berkualitas, sehingga menjadikan tehnik ini sebagai salah satu black hat seo, yang tentu saja melanggar aturan Google Pinguin.
Untuk ciri-ciri yang selanjutnya, silahkan anda buka spoiler berikut ini  :
 
Ciri-Ciri Webspam :
7. Menerapkan Duplicate Content
Untuk saat ini duplicate content yang terjadi baik di dalam maupun di luar blog dapat dianggap sebagai sebuah spam oleh Google Pinguin. Oleh karenanya, sedapat mungkin hindarilah terjadinya duplicate-content ini, meskipun tidak secara sengaja kita lakukan. Oleh karenanya di dalam template blog hendaknya kita pasang sebuah script yang dapat mencegah terjadinya duplicate content tersebut.

8. Mempergunakan Link-spaming
Dalam upaya untuk memperkuat internal link-building, setiap content (postingan) pasti akan memberikan link keluar yang menuju ke postingan kita yang lainnya. Link keluar yang tidak sesuai dengan content yang sedang kita buat/tulis dapat diartikan sebagai suatu bad-link. Parahnya, Google Pinguin mengartikan bad-link ini sebagai sebuah tindakan spam, dan pastinya akan mendapatkan penalti.

9. Menerapkan Query Otomatis ke Google
Untuk blog/web yang menerapkan sistem script otomatis dengan memunculkan content hasil pencarian terutama dari Google search engine dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang merugikan pengunjung/visitor blog dan merupakan suatu tindakan yang melanggar hak cipta Google sendiri. Oleh karenanya sejak berlakunya Google Panda, ditambah dengan Google Pinguin sebagai sebuah algoritma yang baru, Google senantiasa memerangi sekaligus memberantas situs-situs yang menerapkan cara tersebut.

10. Penerapan program Afiliasi
Pada pertengahan Desember 2011 terjadi update terbaru pada TOS Google dan salah satu hasilnya adalah adanya sinyal terhadap situs-situs yang mengikuti program afiliasi untuk menyajikan content yang lebih informatif dan relevan kepada para pengunjung/visitor blog, agar tidak terkena penalti dari Google. Hingga saat inipun masih diberlakukan hal yang sama, bilamana situs-situs afiliasi yang kita miliki kurang begitu memberikan nilai yang positip bagi pengunjung/visitor kita, bisa jadi Google Pinguin akan menganggapnya sebagai sebuah situs yang hanya dipergunakan untuk mencari uang dengan tanpa memperhatikan kualitas blog/situs tersebut.

11. Blog/web yang mengandung Virus atau sejenisnya
Salah satu ciri webspam menurut Google Pinguin adalah situs yang mengandung virus Trojan atau sejenisnya, situs-situs yang seperti ini sangat merugikan pengunjung/visitor. Oleh karenanya bilamana situs/blog kita terindikasi mengandung virus, segeralah ambil tindakan untuk membersihkannya agar tidak terkena penalti dari Google Pinguin.

12. Memanfaatkan situs Link berbayar
Point terakhir yang dianggap webspam oleh Google Pinguin adalah pemakaian Link-Berbayar dan bilamana Google mengetahui kita 'menjual atau membeli link' melalui algoritma barunya 'Google Pinguin', maka dia akan segera mengambil tindakan serta memberikan penalti kepada blog/web/situs yang kita miliki.

Demikianlah ciri-ciri webspam, semoga kita tidak termasuk kedalamnya, semoga bermanfaat.
Dunia Blog
DUNIA BLOG. Salah satu alat yang di perlukan oleh para webmaster (pemilik web/blog) adalah Google Webmaster Tools, sebenarnya tidak hanya para webmaster saja yang membutuhkan alat ini, sebagai blogger, kita juga membutuhkan alat ini untuk memantau perkembangan blog kita di search engine. Google Webmaster Tools tersedia gratis di masing-masing search engine, seperti yang ada pada search engine paling populer, yaitu Google search engine.

Kali ini  DUNIA BLOG akan sedikit membahas perihal apa itu Google Webmaster Tools dan cara penggunaannya. Google Webmaster Tools bisa di kunjungi di alamat berikut ini http://www.google.com/webmasters/tools/. Kita bisa login dengan menggunakan akun Google-mail (kalau sudah daftar di Gmail, berarti kita telah mempunyai akun Google). Menggunakan Google Webmaster Tools akan memudahkan kita sebagai webmaster/blogger untuk berkomunikasi dua arah dengan Google.

Google Webmaster Tools adalah salah satu bantuan atau fitur yang diberikan oleh Google dalam memudahkan para pemilik web/blog untuk mengamati top search keyword, domination keywords in blog, Indeks, kata kunci populer, seberapa sering Google mampir ke blog anda serta masalah - masalah lainnya seperti broken link , dan crawl errors. Tentunya Google Webmaster ini sangat berguna untuk para newbie maupun master. Namun sekarang Google Webmaster Tools semakin mantap. sekarang Google Webmaster Tools sudah mendukung data Impressions & Clickthrough untuk blog kita. Manfaat utama menggunakan webmaster tools ini adalah untuk mempercepat proses indexing blog kita oleh Google, sangat berguna pula untuk mengoptimalkan SEO blog, selain itu juga menambah trust Google terhadapat blog kita, seperti dalam rangka mendapatkan sitelinks  serta dalam kaitan untuk menampilkan breadcrumb blog kita pada hasil pencarian Google.

Memaksimalkan Fungsi Google Webmaster Tools merupakan kunci utama dalam meraih keberhasilan pada pengelolaan blog agar nangkring di Google search engine pada posisi elite, tidak hanya teknik seo pada template dan meta blog tetapi settingan pada Google Webmaster Tools sangat berpengaruh besar dimana google webmaster tools berfungsi sebagai pemaksimalan proses indexing blog terhadap mesin pencari (search engine). Karena kita ada pada kekuasaan Google, jadi apa rahasia-rahasia yang ada pada webmater tools :

Membuat format feed pada sitemap
Salah satu cara memudahkan spider Google mengindex halaman blog yang kita miliki yaitu dengan mengarahkannya melalui sitemaps. Untuk mempermudah dalam membuat sitemaps gunakan jasa sitemaps generator khusus blogspot. Atau format standar feed Atom.xml. dan siapkan juga format cadangan feed yaitu :

rss.xml
feeds/posts/default
feeds/posts/default?alt=rss
/atom.xml?redirect=false&amp;start-index=1&amp;max-results=500

Lakukan site verification

Site verification adalah dengan memasang meta tag Google pada blog kita, hal ini di lakukan sebagai bukti bahwa kita telah mendaftar di Google search engine serta mempercepat kerja spider Google, serta untuk mencegah agar jangan sampai terjadi duplicate meta tag verification,  karena Google tidak suka, itu mubazir.
 
Google akan memberikan cara memverifikasi meta ke blog kita pilih secara manual copy paste kode tersebut dalam blog, letakkan dibawah <head>
Demikianlah sedikit ulasan perihal Google Webmaster Tools, semoga bermanfaat.
DUNIA BLOG. Tulisan ini adalah merupakan kelanjutan dari bagian yang pertama, tentang bagaimana merubah News Mojo blogger template menjadi lebih SEO Friendly. Bila pada bagian yang pertama tersebut lebih menitik beratkan pada perubahan meta-tag dan headingnya, maka pada tulisan ini lebih bersifat penyempurnaan.
Dunia Blog
Baiklah, sebagai kelanjutan kita akan membahas tentang script untuk merubah judul blog dengan judul postingan blog, yang mana hal ini ditujukan untuk mempermudah calon visitor agar bersedia datang ke blog kita. Mayoritas calon pengunjung blog selalu menuliskan rangkaian kata sesuai dengan topik bahasan yang ia cari, oleh karenanya merubah judul blog dengan judul postingan menjadi langkah yang bijaksana untuk mengakomodir hal tersebut.
Berikut ini adalah script yang harus kita pasangkan pada template blog untuk maksud tersebut di atas,
<b:if cond='data:blog.pageType == &quot;index&quot;'>
<title><data:blog.pageTitle/></title>
<b:else/>
<title><data:blog.pageName/> ~ <data:blog.title/></title>
</b:if>

Letakkan script ini persis di bawah script yang telah diuraikan pada bagian yang pertama, kemudian save template anda.

Selanjutnya, bilamana anda ingin template anda menjadi lebih SEO Friendly, pasangkan juga navigasi breadcrumb pada template anda. Bagaimana cara pemasangannya ? Silahkan anda mengunjungi halaman ini. Dan untuk menambah mantapnya template anda, silahkan lengkapi dengan memasang navigasi permalink yang telah saya ulas pada artikel ini.

Kiranya sampai di sini dulu artikel saya, semoga bermanfaat.

Button-Dunia Blog
DUNIA BLOG-F1. Jenson Button menyambut GP Inggris akhir pekan ini dengan antusias. Akan menjalani balapan di negeri sendiri, Button pun membidik kemenangan yang disebutnya akan jadi spesial.

Button belum pernah naik podium di Sirkuit Silverstone. Catatan terbaiknya adalah finish di urutan keempat yang ia raih di musim balapan 2004 dan 2010.

Belum pernah juara di kandang sendiri membuat Button 'penasaran'. Karena itu, kemenangan di balapan yang akan digelar Minggu (8/7/2012) itu disebut Button akan jadi kemenangan yang spesial.

"Aku sudah membayangkannya berkali-kali. Aku yakin itu akan terasa sangat spesial karena melihat fans senang dan merayakan bersama Anda," sahut Button seperti dikutip ESPN F1.

"Tentu memenangi balapan di kandang sendiri selalu spesial tapi tahun ini kami punya kesempatan terbaik."

"Mobil sesuai dengan sirkuit dan meski kami membalap untuk tim, kebanyakan pebalap sangat patriotis dan mereka tak hanya ingin sukses di kandang sendiri untuk diri sendiri tapi juga orang-orang senegaranya," imbuh pebalap 32 tahun itu.

Tak hanya membidik kemenangan pertama di Silverstone, pebalap McLaren Mercedes ini juga ingin naik podium untuk merayakan beberapa peristiwa penting yang terjadi di Inggris.

"Dan ini adalah tahun yang spesial untuk Inggris dengan adanya Queen's Jubilee (perayaan hari jadi kenaikan tahta Ratu Elizabeth II -red.) dan Olimpiade jadi akan sangat spesial berdiri di podium tertinggi," tukasnya.

( mfi / roz )
http://sport.detik.com/read/2012/07/02/182119/1955979/80/button-bidik-kemenangan-spesial-di-kandang-sendiri?s99220369

Secara umum, navigasi untuk pindah halaman di blogspot biasanya menggunakan link dengan teks "Older Posts (posting lama)" dan "Newer Posts (posting baru)". Beda dengan wordpress yang navigasinya bisa berbentuk angka sehingga bisa memudahkan untuk loncat beberapa halaman ke postingan yg lama maupun baru.
Nha trik kali ini akan menjelaskan bagaimana cara mengganti link "Older Posts (posting lama)" dan "Newer Posts (posting baru)" menjadi angka seperti gambar di bawah ini


1. Langkah awal tentu saja harus menuju ke desain template anda kemudian ke "Edit HTML"
2. setelah itu cari kode ini ]]></b:skin> kalo sudah ketemu taruh script dibawah ini sebelum kode tersebut

.showpageArea a {
text-decoration:underline;
}
.showpageNum a {
text-decoration:none;
border: 1px solid #cccccc;
margin:0 3px;
padding:3px;
}
.showpageNum a:hover {
border: 1px solid #cccccc;
background-color:#cccccc;
}
.showpagePoint {
color:#333;
text-decoration:none;
border: 1px solid #cccccc;
background: #cccccc;
margin:0 3px;
padding:3px;
}
.showpageOf {
text-decoration:none;
padding:3px;
margin: 0 3px 0 0;
}
.showpage a {
text-decoration:none;
border: 1px solid #cccccc;
padding:3px;
}
.showpage a:hover {
text-decoration:none;
}
.showpageNum a:link,.showpage a:link {
text-decoration:none;
color:#333333;
}



3. setelah itu cari kode ini </body> kemudian taruh script dibawah ini sebelum kode tersebut.

<!--Page Navigation Starts-->
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;item&quot;'>
<b:if cond='data:blog.pageType != &quot;static_page&quot;'>
<script type='text/javascript'>
var pageCount=5;
var displayPageNum=5;
var upPageWord =&#39;Previous&#39;;
var downPageWord =&#39;Next&#39;;
</script>
<script src='http://bloggergadgets.googlecode.com/files/blogger_pagenavi_min.js' type='text/javascript'/>
</b:if> </b:if>
<!--Page Navigation Ends -->



Kalau sudah silahkan dilihat hasilnya.
Assalamu Alaikum Wr. Wb


Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberi saya kesehatan jasmani maupun rohani sehingga saya masih bisa mengucapkan kata-kata dalam postingan ini,

Solawat serta salam saya ucapkan kepada junjungan Nabi besar saya Muhammad SAW yang telah menunjukkan saya dari jalan yang gelap gulita menuju jalan yang terang benderang.

Salam Blogger, kali ini saya tidak memposting tips trick komputer pemula dan saya juga tidak memposting tips trik blog.

Kali ini saya ingin berterima kasih sebanyak-banyaknya kepada sahabat blogger yang telah mendukung blog K-T-B di networked blogs, Sahabat yang ikut bergabung di sahabat blogger dan Juga sahabat yang mau berlangganan artikel melalui Email.

Beribu-ribu terima kasih juga saya ucapkan kepada teman-teman yang lainya yang telah sudi berkunjung ke blog pemula ini, sehingga blog K-T-B akhirnya mendapatkan rangking dari google.

Rasa percaya tidak percaya saat saya iseng-iseng cek page rank yang biasanya 0/10 dan kini menjadi 1/10, yang artinya kini blog K-T-B mendapatkan page rank 1.

Display Pagerank

Bukannya saya mau pamer saat ini, tapi saya hanya merasa sangat senag sekali saat melihatnya dan bingung ingin mengucapkan apa kepada Sobat semua yang telah sudi mendukung blog K-T-B. Sekali lagi saya sebagai admin Blog K-T-B "den zuaz" Mengucapkan beribu-ribu terima kasih kepada Sobat semuanya, Mohon untuk tetap mendukung K-T-B sampai kapanpun.

Dalam kesempatan kali ini saya juga mengucapkan selamat kepada Sobat sekalian yang telah mendapatkan rangking dari google, Silakan Sobat Cek di sini Google PageRank Checker, bagi sobat yang belum mendapatkan rangking haruslah bersabar dan terus semangat untuk memposting artikel-artikel yang bermanfaat.

Demikian Ucapan Terima Kasih Saya dan saya akhiri Wassalamualaikum Wr. Wb

Hormat saya den zuaz.